Pemko Tanjungpinang ajak masyarakat sukseskan Imunisasi MR

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 448 kali.


Delta Kepri – Walikota Tanjungpinang Syahrul hadiri dan membuka secara resmi pertemuan kegiatan evaluasi II hasil imunisasi Maesles Rubella (MR) yang di laksanakan di Puskesmas Batu 10, Kamis (27/9).

Imunisasi MR ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjadikan masyarakat dan anak-anak lebih baik di masa mendatang.

Oleh karena itu Syahrul meminta bagi para kepala sekolah untuk dapat benar-benar menerima ilmu tentang Campak dan rubella ini.

“Ibu dan bapak Kepala Sekolah dapat menyampaikan kepada wali murid bahwa dampak dari campak dan Rubella ini sangat bahaya sekali,” jelas Syahrul.

Syahrul juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama sama berkontribusi mensukseskan program pemerintah dalam mengeleminasi Rubella dan Campak.

“Masyarakat juga tentunya jangan khawatir semua yang kita lakukan tergantung niat ini merupakan niat baik yang memang harus dilakukan untuk generasi di masa mendatang,” Himbaunya.

Hal senada juga diucapkan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Kota Tanjungpinang, Rustam.

Ia menjelaskan bahwa Rubella dan Campak merupakan penyakit yang berbahaya, yang penyebarannya cepat sekali karena rubella dan camapak ini melalui udara.

“Oleh karena itu Imunisasi MR sangat penting sekali bagi anak-anak kita.” jelas Rustam.

Rustam juga meungkapkan bahwa ada 3 negara yang memproduksi Vaksin MR ini. Pertama Jepang yang hanya produksi untuk negaranya sendiri, kemudian Cina, akan tetapi belum terverifikasi untuk digunakan dan yang terakhir adalah India yang telah terverifikasi yang telah digunakan oleh 26 negara Islam termasuk Malaysia.

Menurut Rustam, untuk capaian MR ini, Kota Tanjungpinang merupakan kabupaten/kota yang memiliki capaian tertinggi.

“Kota Tanjungpinang mencapai 69,3% dengan jumlah anak 38.828 anak dari 56.031 anak, akan tetapi untuk skala nasional masih jauh di bawah. Untuk mencapai target nasional yang harus kita tingkatkan adalah dari sekolah, karena dari sekolah yang ada di Kota Tanjungpinang capaiannya hanya baru 10%,” ungkapnya.

Karena hal tersebut, lanjutnya, ia berharap seluruh elemen masyarakat perlu melakukan sosialisasi kembali sekarang ini dengan menghadirkan para kepala sekolah mulai dari PAUD hingga SMA dan SMK. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *