Pemerintah Pusat prioritaskan Pembangunan Pelabuhan di Bintan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 989 kali.


Delta Kepri – Pengembangan dan proyeksi pembangunan kepelabuhanan di Kabupaten Bintan terus dilakukan oleh Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos. Hal itu disampaikannya ketika menemui Plt Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI, Capt. Bay M. Hasani di Gedung Kementerian Perhubungan Laut RI Jakarta Pusat, Selasa pagi (6/9).

Beberapa hal penting terkait dalam pembahasan yang dilakukannya bersama pria yang juga menduduki posisi sebagai Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Kemenhub RI tersebut, antara lain prioritas Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat di Teluk Sasah, Pengembangan Pelabuhan Bongkar Muat di Kijang, Pengoperasian Pelabuhan Tanjung Berakit hingga usulan pembentukan UPTD Dishub di Kecamatan Tambelan.

“Beberapa pembahasan prioritas tersebut kita lakukan karena hal ini merupakan bagian wujud keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan bersama Pemerintah Pusat,” ucap Apri.
Menurut Apri, proyeksi Pembangunan Pelabuhan Teluk Sasah baik dari Studi Kelayakan, Studi Master Plan, Studi Lingkungan (UKL-UPL) serta DED (Detail Engineering Design) telah diserahkan kepada Kementerian Perhubungan Laut.

Disamping itu, Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Teluk Sasah juga sudah masuk dalam RIP (Rencana Induk Pelabuhan) Nasional. Dimana, pelabuhan dengan luas pengajuan 6 Hektar ini direncanakan akan dibangun dengan proyeksi di Tahun 2018 dengan anggaran APBN kurang lebih sekitar Rp300 miliar.

“Kita tidak pernah berdiam diri dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, karena seyogyanya Pembangunan Pelabuhan Bongkar Muat Teluk Sasah ini menggunakan Anggaran APBN, tentunya banyak tahapan yang harus kita lalui, namun program ini terus kita dorong agar secepatnya bisa terwujud,” ujarnya saat didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan Yandrisyah.

Sementara itu, Plt Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub RI Capt. Bay M.Hasani menyambut baik atas pertemuan tersebut.

Menurutnya, Pembangunan beberapa pelabuhan di Provinsi Kepulauan Riau utamanya di Kabupaten Bintan akan menjadi prioritas dari Pemerintah Pusat. Pasalnya, Bintan terletak pada lokasi strategis di Kepri yang berdekatan dengan negara tetangga seperti, Singapura dan Malaysia.

Dan terkait usulan dengan membentuk Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Dinas Perhubungan di Kec.Tambelan dirinya menyambut positif, apalagi ia mengaku paham tentang kondisi kelautan Kabupaten Bintan, karena pernah lama menjabat sebagai Kepala Syahbandar Kijang.

Dan menurutnya, di Kecamatan Tambelan sendiri selain sudah berdiri pelabuhan Penumpang serta Dermaga RoRo (Roll on Roll Off), dari informasi yang ia terima, bahwa diproyeksikan di tahun 2019 Pembangunan Bandara Tambelan juga akan rampung dan siap beroperasi.

“Beberapa proyeksi usulan pembangunan tentunya akan kita dukung, apalagi ini menyangkut keperluan masyarakat banyak,” ujar pria yang juga mengaku Bintan adalah rumah kedua bagi dirinya setelah Kemenhub.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bintan Yandrisyah mengatakan bahwa Pembangunan Pelabuhan Teluk Sasah akan masuk dalam hierarki Pelabuhan Pengumpan Regional.

Dimana, pembangunan pelabuhan ini, akan berfungsi melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri, serta akan menjadi pusat pengumpan bagi pelabuhan utama dan pelabuhan pengumpul lainnya.

“Di Kementerian Perhubungan Laut sendiri, Pelabuhan Bongkar Muat Teluk Sasah akan masuk dalam hierarki Pelabuhan Pengumpan Regional. Pelabuhan ini juga masuk dalam kriteria kedalaman maksimal pelabuhan -7 mLWS, dermaga dengan panjang maksimal 120 m, dan juga jarak dengan Pelabuhan Pengumpan Regional lainnya 20 hingga 50 mil,” kata Yandrisyah. (Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *