Pemerintah Desa Mamut Gelar Musyawarah Pengembalian Dana Penerima BLT

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 264 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Seluruh peserta penerima bantuan beras 10 April lalu sepakat melakukan pengembalian uang sebesar Rp 280 ribu per KK (Kepala Keluarga).

Hasil tersebut didapat dari jumlah bantuan beras 20Kg x Rp14.000, yang kemudian di konfersi ke dalam bentuk uang totalnya lebih kurang Rp 21 juta.

Kepala Desa Mamut Marjono didampingi BPD saat menggelar musyawarah.

Hal ini seperti disampaikan kepala Desa Mamut Kecamatan Senayang, Kabupaten Lingga, Marjono usai melaksanakan musyawarah, Senin (6/7/2020) kemarin.

“Seluruh peserta yang hadir saat musyawarah sepakat melakukan pengembalian, untuk disalurkan kepada 86 KK penerima BLT-DD,” ujarnya kepada Delta Kepri di Lingga, Selasa (7/6/2020) siang.

Kepala Desa Mamut tandatangani lembar kesepakatan.

Dilakukannya musyawarah selain untuk menyelesaikan duduk permasalahan, lanjut Marjono, juga untuk menepis isu-isu negatif yang terus berkembang.

“Jadi nggak ada bedanya hasil kesepakatan musyawarah kemarin sama yang sekarang. Semua diambil berdasarkan keputusan bersama. Tapi intinya kejadian ini jadi pelajaran buat saya kedepannya,” kata dia.

Warga menandatangani kesepakatan pengembalian dana.

Saat disinggung soal dirinya yang terlanjur dituding memangkas dana BLT, Kades Mamut ini hanya bisa pasrah dan menerima dengan lapang dada.

“Saya udah ikhlas, semua kan udah jelas. Kedepan, saya berharap kepada masyarakat kalau pun ada masalah, sampaikan atau hubungi RT, RW, BPD. Kalau bisa ke saya langsung,” jelasnya.

Sebagamana diketahui dalam musyawarah pembahasan pengembalian dana tersebut dihadiri langsung tokoh masyarakat, perangkat daerah/desa, BPD dan disaksikan langsung Bhabinkamtibmas maupun peserta penerima bantuan.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *