Pembeli Mikol Di Tanjungpinang Wajib Tunjukan KTP Kepada Pedagang

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 615 kali.


DELTAKEPRI.COM, Tanjupinang,- Teguh Susanto, Kepala Bidang Perdagangan Desperindag Kota Tanjungpinang ancam bekukan pengusaha yang masih menjual minuman keras (Mikol) yang tidak taat aturan, Selasa (13/10).

Menurut keteranganya sudah saatnya pedagang taat aturan dalam penjualan mikol, dimana setiap pembelian mikol harus menujukan KTP jika dibawah usia 17 tahun dilarang untuk dijual.

Hal itu diharapkan Teguh mampu menekan pelajar yang mengkonsumsi mikol dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Namun jika ada pedagang dan pengusaha yang tidak hiraukan himbauan maupun peringatan Desprindag akan dibekukan izin usahanya sebagai efek jera.

Teguh menambahakan hanya 3 swalayan yang memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUPMB) diantaranya pasaraya 21, Kurnia dan Pinang Lestari yang sisahnya akan kita razia jika belum memiliki dokumennya.

Mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 6 tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan minuman Beralkohol. Kebijakan larangan penjualan minuman beralkohol di minimarket diterapkan sejak 16 April 2015 lalu.

” kita himbau para pedagang, maupun pemilik swalayan yang ada di Tanjungpinang agar bisa memastikan penjualan mikol dapat menujukan KTP dan dilarang dijual kepada anak usia dibawah 17 tahun,” terangnya. (Agus)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *