Peluncuran Album Terbaru, Ryan Pilih Lokasi di Gedung Gonggong

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 361 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Tidak banyak album instrumental yang dilahirkan di Kota Tanjungpinang. Apalagi di era musik digital saat ini.

Musisi atau band, kebanyakan lebih menyukai format lagu utuh. Diunggah ke YouTube, dan syukur-syukur dapat diterima pendengar musik.

Cinta musik, tampil beda. Itulah gambaran yang tersemat pada sosok pria pemilik nama lengkap Ryan Syahputra.

Era digital, bagi budak Penyengat ini bukan sesuatu yang boleh mendikte semangat bermusiknya.

Malah, era digital disahabati sebagai sebuah sarana untuk berkarya dan pada akhirnya ia pun sukses menelurkan album perdananya.

Sukses pada album perdana, Ryan dikabarkan kembali merilis album instrumental keduanya dengan judul “Madah”.

Informasinya, album tersebut sudah dipasarkan secara digital di peron musik di gawai. “Sudah bisa didengar di Spotify atau Joox atau Deezer dan juga iTunes,” kata Ryan, kemarin.

Di album keduanya itu, Ryan menyajikan sembilan lagu instrumental dengan ragam tema. Jangan karena instrumen utamanya adalah gambus, lantas menuding album ini sebagai instrumental musik daerah.

Akan tetapi, Ryan memanfaatkan bunyi-bunyi digital untuk menambah kaya nuansa komposisi dalam setiap lagunya.

“Saya menawarkan ke pendengar sesuatu yang lain dari gambus, semoga bisa diterima dengan baik,” harapnya.

Walau sudah dirilis secara resmi di kanal-kanal digital, album ini tetap akan diluncurkan secara seremonial.

Hajatan ini pun diprakarsai secara mandiri oleh kawan-kawan sepermainan Ryan, yang merasa album ini tetap perlu dirayakan bersama.

“Saya dan teman-teman ingin menemani Ryan mengantar lagu ini secara langsung kepada para pendengar di Tanjungpinang,” sebut Fatih Muftih, inisiator peluncuran album Madah.

Dalam peluncurannya nanti, masih kata Fatih, bukan melulu Ryan tampil membawakan instrumental terbarunya. Ada pula banyak penampilan seni dan juga diskusi.

“Terhibur dan tercerdaskan. Begitu kami mengonsep acaranya,” ujar Fatih.

Peluncuran album Madah akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 November 2019 malam, di area Laman Boenda Tepi Laut Tanjunangpinang.

“Tidak perlu undangan khusus. Siapa pun boleh datang. Siapa pun boleh bergabung. Tanpa terkecuali. Mari datang dan ikut merayakan album kedua musisi Tanjungpinang ini. Kalau bukan kita, masa harus warga Pochinki,” katanya seraya tertawa (***)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *