Pelajar Tewas Gara-Gara Mabuk Saat Berkendara

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 696 kali.


DELTAKEPRI,- Bermula dari berkendara dalam kondisi mabuk seorang pelajar Yoga Hermawan (13) tewas masuk kedalam lubang parit pada Mingu 8 November 2015 sekitar pukul 01.30 WIB dijalan Gesek km.17 Toapaya kabupaten Bintan.

Menurut data yang diterima dari Informasi dilapangan, saat kejadian bermula Kendaraan motor honda Beat yang dikendarai oleh Suardi (29) karyawan bengkel, membawa 2 (dua) orang penumpang Steven, 15 thn, pelajar, dan Yoga Hermawan, 13 thn, pelajar.

Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut di atas, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Suardi berjalan dari arah TanjungPinang menuju Kawal berjalan dengan kecepatan tinggi dan karena Suardi dalam pengaruh minuman beralkohol hilang kendali sehingga sepeda motor Honda Beat tersebut slip dan dan penumpangnya terjatuh kedalaman drainase atau parit, penumpang yang paling belakang Yoga 13 thn, pelajar, meninggal dunia saat dalam perjalanan.

Hal itu disampaikan oleh seorang warga yang tidak mau namanya disebut dimedia saat mengantar korban kerumah sakit umum (RSUP) Tanjungpinang.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Heri sujati ditemui ditempat terpisah mengakui bahwa laka lantas tunggal yang terjadi masuk wilayah Bintan, dan untuk mengindari kejadian yang serupa Heri menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bintan tercinta, patuhilah peraturan lalu lintas, tidak berboncengan lebih dari 1 (satu) orang, tidak mengendarai kendaraan dalam keadaan pengaruh minuman beralkohol.

” Mari kita menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, menuju Indonesia tertib bersatu keselamatan No.1″ (Agus)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *