Pangarmabar Pimpin pelaksanaan TFG 2017

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 578 kali.


Delta Kepri – Panglima Komando Armada Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia S.Sos memimpin pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) pada Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017 di Batam Sabtu (20/05).

Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar ini, dimulai tanggal 18 Mei s.d 22 Mei 2017 di perairan Kepulauan Riau (Batam, Tanjung Uban dan Laut Natuna).

Dimana pelaksanaannya akan dibagi menjadi 2 (dua) tahap. Yakni, tahap Pangkalan/Harbour Phase yang meliputi kegiatan symposium (tentang penerbangan, kesehatan dan operasi militer), pelayanan kesehatan, olah raga persahabatan dan interaksi sosial yang dikemas dalam berbagai kegiatan, serta Tahap Laut/Sea Phase yang meliputi kegiatan latihan tempur dan manuver lapangan unsur/kapal di perairan Laut Natuna.

Dalam latihan kali ini, TNI melibatkan 23 kapal perang berbagai jenis,. Diantaranya, 3 pesawat udara, 2 tim Komando Pasukan Katak Koarmabar, 2 Tim Penyelam Dislambair Koarmabar, Tim Puspenerbal, serta Tim Kesehatan.

Progres kegiatan ini merupakan Skenario latihan Koarmabar meliputi Operasi Siaga Tempur Laut dan Siaga Keamanan Laut.

Sementara itu, skenario selanjutnya adalah Laut China Selatan (LCS) yang telah dikenal sebagai bagian daerah operasi, mengalami kontijensi akibat gelar kekuatan lawan untuk mengklaim kepemilikan suatu wilayah yang disebut sebagai “Nine Dash Line”.

Kontijensi ini mengalami peningkatan, pasalnya, intensitas pelanggaran wilayah semakin tinggi oleh pihak lawan.

Sehingga Presiden memerintahkan Panglima TNI untuk melaksanakan operasi tempur di wilayah yang sering dilanggar oleh kekuatan lawan untuk mengamankan wilayah NKRI.

Selanjutnya Panglima TNI perintahkan Pangarmabar selaku Pangkogaslagab (Panglima Komando Tugas Laut Gabungan) untuk melaksanakan operasi penghancuran kekuatan armada laut lawan dalam rangka menegakkan kedaulatan pada wilayah yang dilanggar kekuatan lawan.

Latihan kali ini juga, menurut Pangarmabar Laksda TNI Aan Kurnia, S.Sos yang diberi sandi “Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017” yang bertujuan untuk melatih dan menguji kemampuan tempur SSAT Sistem Senjata Armada Terpadu Pangkalan, Kapal Perang, Marinir dan Pusnerbal.

Hal ini untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur secara individu maupun terintegrasi sekaligus melaksanakan pengendalian laut di wilayah operasi Koarmabar.

Dikatakannya pula, bahwa latihan ini memiliki sasaran yang cukup strategis.Sebab, tercapainya pemantapan kemampuan unsur-unsur Koarmabar, terwujudnya kesiapan unsur-unsur Koarmabar, tercapainya peningkatan kemampuan dan terakhir kesiapan tempur jajaran Koarmabar.

Setelah melaksanakan latihan, seluruh unsur-unsur KRI Siaga Tempur Laut menuju Tanjung Uban guna melaksanakan kaji ulang terhadap latihan yang telah dilaksanakan di perairan Natuna.

Sebagai bahan evaluasi pelaksanaan latihan yang akan datang, dilanjutkan kegiatan kerja bhakti sosial dan pemberian paket sembako kepada masyarakat, bersih-bersih kampung nelayan di Mentigi, pengecatan tempat ibadah Mesdjid, pembersihan jalan dan pembenahan fasilitas olahraga.

Kegiatan inilah bagian dari pembinaan potensi maritim (Potmar) dan rangkaian dari Latihan Siaga Tempur Laut Koarmabar 2017.

Dalam Tactical Floor Game Pangarmabar didampingi Danguskamlabar Laksma TNI Bambang Irwanto, M.Tr. (Han) dan Danlantamal IV Kolonel Laut (P) R.Eko Suyatno S.E M.M. (Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *