Nurdin : Mempertahankan Juara Umum itu, Lebih Sulit!

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 812 kali.


Delta Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun memohon doa masyarakat, agar kafilah Kepri yang ikut Musabawah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 di Lombok Nusa Tenggara Barat dapat mempertahankan predikat juara umum. Pasalnya, merebut predikat juara umum lebih mudah daripada mempertahankannya.

Hal ini disampaikan Nurdin pada acara Pembukaan Pemusatan Pelatihan/ Training Centre, dari Peserta Utusan Provinsi Kepulauan Riau. Dalam Rangka Persiapan Mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke XXVI Tahun 2016 di Aula Qur’an Centre Batam, Senin, kemarin lalu.

“Kepada Masyarakat agar sudi kiranya mendoakan secara tulus dan ikhlas kepada para khafilah Kepri dalam menjalani MTQ Nasional XXVI tahun 2016 di Provinsi Nusa Tenggara Barat,” ajak Nurdin.

Selain juara umum yang harus dipertahankan, Gubernur juga berharap semoga Alquran dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Seperti semboyan Kepri “Bunda Tanah Melayu Yang Berakhlak Mulia”.

“Tak lupa juga perhatian kita kepada para peserta, hendaklah dijaga dengan sebaik mungkin dari cara kita mendidik mereka,” kata Nurdin.

Dalam tuturannya, Nurdin juga mengungkapkan, untuk membumikan Alquran. Kedepannya setiap anak-anak sekolah yang akan melanjutkan ke pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Menengah, harus khatam Alquran yang disahkan oleh Taman Pendidikan Alquran (TPA).

Selain itu, Gubernur memang menaruh harapan besar kepada peserta didik, pembina dan pelatih. Agar dapat mempertahankan gelar juara umum Provinsi Kepri pada MTQ Nasional XXV tahun 2014 lalu yang diselenggarakan di Kepulauan Riau.

Ihwal mempertahankan gelar juga disinggung Pembina dan Pelatih Said Agil Husein Al Munawar. Menurut Agil sebagai juara umum MTQ Nasional XXV tahun 2014 tantangan Provinsi Kepri lebih berat mempertahankan daripada merebut juara karena akan menghadapi 33 Provinsi peserta lainnya.

Sementara itu, Agil berpesan kepada peserta sehari sebelum tampil, hendaklah pertama melaksanakan tahajjud, Kedua berdoa terutama membaca Alfatiha kepada kedua orang tua, Ketiga jaga kesehatan, Keempat kejelian pelatih/pembimbing akan niat tidak baik dari peserta lain dan Kelima jauhkan diri dari sifat sombong dan angkuh serta lebih baik rendah diri.

“Setiap perlombaan yang dilaksanakan hendaklah dijalani dengan penuh kesabaran dan keikhlasan,” kata Agil.

Hadir dalam pembukaan itu Anggota DPRD Kepri Irwansyah, SE, Wakil Walikota Batam, Pembina dan Pelatih Kepri Prof. Dr. Said Agil Husein Al Munawar, MA, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kepri Marwin Jamal, Ketua Panitia Pelaksana H. Mahadi Rahman.

MTQ Nasional XXVI akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada 30 Juli 2016. (Ade/Hms/DK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *