Nurdin Basirun Ikuti MTQ Ke-X, Lis Darmansyah: Al Qur’an Pedoman Bagi Umat Manusia

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 750 kali.


Delta Kepri – Plt Gubernur Provinsi kepulauan Riau Nurdin Basirun, membuka MTQ ke-X ditandai dengan pemukulan beduk bersamaan pejabat tinggi di Kota Tanjungpinang. di Terminal Sungai Carang KM 9 Bintan Center.Minggu Malam (23/04/2016).

“Selame ade pembukaan MTQ meskipun di Kelurahan dan di kecamatan sekalipun, jike saye diundang pasti saye sempatkan datang, karene selama ini yang saye pandang, adelah al Quran” Nurdin mengatakan dengan mengunakan bahasa melayu.

Dalam pembukaan MTQ ke-X, Nurdin juga mengatakan, dalam masyarakat Kota Tanjungpinang masih yang agamis.

“Tanjungpinang mayoritas ialah orang melayu dan berbudaya, maka dari itu tidak heran, jika orang menyebut Tanjungpinang Kota Gurindam.” Kata nurdin

Selain itu, Nurdin mengucapkan, terimah kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Terima kasih saye telah diberi kesempatan untuk membuka MTQ ke-X di tingkat Kota Tanjungpinang.”Tutup Nurdin.

Sementara itu, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah turut menyampaikan hal yang serupa. Sebagai mana kita imani bersama, bahwa al quran diturunkan sebagai petunjuk dan tuntunan pedoman bagi manusia.

“al quran diturunkan sebagai petunjuk dan tutunan pedoman bagi manusia. Untuk memperoleh kebahagian baik didunia maupun diakhirat”ujarnya.

Lis juga mengatakan, Kota Tanjungpinang adalah salah satu daerah di Provinsi Kepulauaan Riau dengan latar belakang budaya melayu.

“yang mana kita ketahui, melayu tidak lepas dari pada islam. dan islam tidak terlepas dari pada melayu.” Kata Lis

Sambung Lis, Tanjungpinang adat melayu tidak kenal dgn kekerasan dan tidak mengenal adat istiadat yang tidak sopan. Dengan demikian insyaallah kita akan memperkokoh persatuan dan dapat mengsukseskan seluruh agenda pembangunan Kota Tanjungpinang.

Dalam kegiatan MTQ ke-X Lis juga berharap, semoga dapat menampilkan prestasi yang terbaik.

“Saya berharap sesuai dgn tema MTQ ke-X ini, yaitu membumingkan al Quran sebagai falsafah hidup menuju pembagunan yang berakhlak mulia dan sejahtera serta meningkatkan pemahaman arti dan makna dari pada ayat suci alquran untuk secara lengkap dan utuh,”, Harap Lis. (Red/Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *