Musrenbang, Wabup Lingga: Minimal Satu Desa Satu Kegiatan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 421 kali.


Wabup Lingga Sebut Setiap Usulan Disesuaikan Renstra

Delta Kepri – Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau menggelar Musrenbang tingkat kecamatan di Hotel Lingga Pesona, Daik Lingga, Jumat (22/2/2019) pagi. Kegiatan berlangsung selama dua hari.

Adapun tema musrenbang “Percepatan dan pemerataan pembangunan yang menyeluruh untuk tercapainya pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing daerah”.

Camat Lingga Yulius pada kesempatannya menyampaikan agar usulan kebutuhan masyarakat dapat diperhatikan.

“Pada kesempatan ini, ingin kami sampaikan juga kepada pihak OPD, secara teknis dan mensuport setiap usulan yang merupakan kebutuhan masyarakat agar dapat perhatian dari pemerintah daerah,” ujar Yulius.

Selain itu, ia juga berharap kepada setiap pimpinan di OPD bisa memberikan program yang menyentuh. Program kegiatan yang dapat mendukung setiap perkembangan di desa-desa.

Sementara, Wakil Bupati Lingga M Nizar mewakili Bupati Lingga Alias Wello berharap dengan terlaksananya musrenbang di Kecamatan Lingga agar setiap usulan dapat diakomodir.

“Berkaitan dengan usulan, minta supaya usulan diakomodir, minimal satu desa satu kegiatan,” kata M Nizar.

Ia juga menyampaikan tidak ada satu kegiatan disetiap desa yang tidak dapat plot anggaran maupun perhatian pemerintah daerah.

“Ini harus diluruskan,” ujar Nizar dan menjelaskan bahwa selain dari APBN dan APBD, kegiatan pembiayaan pembangunan bisa dari dana desa (DD).

Kemudian lanjut Nizar menambahkan, mengenai program unggulan maupun prioritas agar disesuaikan dengan visi – misi rensta (rencana strategis) Organosasi Perangkat Daerah Kabupaten Lingga.

“Program unggulan dan prioritas. Intinya saya minta disesuaikan dengan visi – misi rencana strategis kepada setiap OPD,” terang Nizar.

Hadir dalam musrenbang Pokyong Kadir mewakili DPRD Kabupaten Lingga. Wakil Bupati, unsur muspida Danramil, Kades, Lurah se -kecamatan, Ibu Pengerak PKK, ketua BPD, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama. (Simarmata).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *