MOONRUN Bintan sukses pukau wisatawan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 735 kali.


Peserta MOONRUN Bintan

Delta Kepri – Event MOONRUN Bintan tahun 2016 berhasil memukau para penonton dan wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan, Luki Zaiman Prawira mengaku cukup senang dengan apa yang telah diraih Bintan saat ini.

Dengan berkolaborasi Pemerintah Daerah bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang dipimpin langsung oleh Menteri Arief Yahya, event Moorun Bintan resmi dilaksanakan pada tanggal 19 – 20 November tahun 2016 lalu.

Penonton event MOONRUN Bintan 2016

”Rinciannya adalah 3300 di Spartan dan sekitar 1100 wisatawan mancanegara Moonrun dan Soundscape. Ini belum dengan wisatawan nusantara, bisa tembus angka 20 ribu wisatawan yang ikut dua event besar itu,” papar Luki.

Luki juga menerangkan, selama ini parawisata Bintan telah berhasil menyumbang Rp100 Milliar dari sektor Parawisata Bintan. Dan dari total PAD, seluruhnya mencapai Rp180 Milliar.

“Khusus untuk Bintan saja, bisa mencapai angka Rp100 Miliar, Itu dari pariwisata Bintan saja, total PAD 180 Miliar. Dan Alhamdulillah kami juga bisa rekrut tenaga kerja dengan skala yang sangat besar, dari masyarakat Bintan itu sendiri,” terang Luki.

Peserta MOONRUN antusias memeriahkan acara

Sementara itu, Abdul Wahab General Manager PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Lagoi Bay juga mengaku gembira dengan raihan dua event pada tahun 2016 tersebut.

Menurutnya, untuk pertama kalinya perhelatan spartan di Bintan dan difollow 3300 peserta.

“Event Spartan Race telah ada di 25 negara, nama pulau Bintan sudah tersebar melalui mereka,” kata Abdul.

Lanjut Abdul Wahab, diharapkan melalui event bertaraf internasional ini, tidak hanya sekedar berdampak kemesraan hubungan diplomatik antara kedua belah pihak negara.

Akan tetapi juga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bintan. Pasalnya, event ini telah terbukti berhasil menyumbang ribuan pelancong dari luar negeri ke daerah Bintan.

Peserta menanti intruksi panitia

“Kedepannya kami tidak hanya serius menata berbagai event berskala internasional. Tapi juga akan fokus dengan skala nasional maupun tradisional. Bahkan kami akan membuatnya semenarik mungkin hingga membuat wisatawan penasaran dan datang ke sini,” tutur Abdul Wahab. (Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *