Momentum Tahun Baru Islam Wabup Ajak Masyarakat Selamatkan Generasi

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 323 kali.


Delta Kepri – Tahun Baru Islam hendaknya di maknai oleh segenap umat Muslim, sebagai hijrah menuju suatu kondisi yang lebih baik. Melalui evaluasi diri dalam peranannya, baik dalam hubungan antar sesama manusia, maupun kepada sang pencipta. Setiap umat Muslim hendaknya dapat saling mengingatkan kepada kebaikan, kepedulian, dan terus berupaya menegakkan Akidah Islam. Membentengi diri terhadap arus kemajuan era milenial yang dirasa begitu banyak memuat pengaruh negatif terhadap proses pembentukan karakter individu, maupun pola pergaulan masyarakat dewasa ini.

Imam-besar-Masjid-Agung-Natuna-bersama-tokoh-agama-dan-sejumlah-para-jamaah

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, MA dalam sambutannya pada acara Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 Hijriyah, di Masjid Agung Komplek Natuna Gerbang Utaraku, pada hari Senin (10/09/2018) malam. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Natuna Yusripandi, FKPD, sejumlah Pimpinan OPD, dan para jema’ah Masjid Agung yang berasal dari aparatur pemerintahan, para siswa, dan masyarakat setempat.

Wakil-Bupati-Kabupaten-Natuna-Dra.-Hj.-Ngesti-Yuni-Suprapti-MA-dan-sejumlah-jamaah

Menurut Ngesti, pengaruh negatif terhadap perkembangan zaman dapat di lihat dari salah satu contoh, dimana peringatan Tahun Baru Masehi lebih di tunggu oleh sebagian besar masyarakat, dan di sambut dengan berbagai aktifitas yang dirasa tidak mencerminkan rasa syukur, bahkan terkesan tidak sesuai dengan syari’at Islam.  Hal ini harus menjadi perhatian bagi upaya penyelamatan akidah umat muslim, khususnya di Kabupaten Natuna. Terutama bagi generasi muda yang belakangan ini menghadapi tantangan paling besar, karena sedang berada pada kondisi perubahan zaman yang membutuhkan bekal iman, dan ketakwaan.

Ketua-DPRD-Natuna-Yusripandi-kiri-dan-sejumlah-jamaah

Sebagai Wakil Bupati, Ngesti berharap kepada segenap orang tua, agar senantiasa memberikan perhatian lebih, bekal keimanan, dan akhlak yang baik bagi pembentukan karakter generasi muda yang lebih ideal. Sehingga berbagai peristiwa yang belakangan ini sering terjadi, seperti penyalahgunaan narkoba, bentuk pergaulan bebas, maupun pengaruh negatif kemajuan pembangunan lainnya dapat di cegah dan di sikapi secara bijak.

Kepala-Kantor-Kementerian-Agama-Kabupaten-Natuna-Ahmad-Husein-menyampaikan-sambutan

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Ahmad Husein selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriyah, tahun ini diselenggarakan secara sederhana. Namun yang terpenting adalah sebagai umat Muslim, peringatan ini harus dapat dijadikan sebagai momentum renungan diri. Mengevaluasi segala kekurangan dan capaian yang ingin di raih. Sehingga pada tahun ini dapat menjadi umat yang lebih baik, bermanfaat bagi sesame, dan meningkatkan kualitas keimanan.

Ustad-Mahmud-Al-Jawi-S.Pd_.I-dari-Group-Sholawat-Rijalul-Ansor-menyampaiakan-ceramah-agama

Dalam kegiatan ini, Panitia Peringatan Hari Besar Islam Kabupaten Natuna menghadirkan penceramah Ustad Mahmud Al Jawi, S.Pd.I dari Group Sholawat Rijalul Ansor. Dimana dalam ceramahnya, mengingatkan kepada umat Muslim agar selalu mengevaluasi diri, dan menjadikan sisa umur sebagai ladang amal untuk bekal menuju kampung akhirat. (dk)

Narasi & Foto : Istimewa




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *