Lis : Banyak hal yang bisa dilakukan selama pensiun

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 807 kali.


Delta Kepri  – Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah bersama Kepala Dinas Pendidikan Drs.  HZ Dadang AG, M.Si Tanjungpinang melepas guru SD dan kepala Sekolah, Pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang. Yang telah memasuki pensiunan masa purna bakti, Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Acara pelepasan ini dilaksanakan di SD 01 Lembah Merpati Kelurahan Batu 9, Tanjungpinang Timur, Senin (23/1) Pagi tadi.

H. Lis Darmansyah , dalam kata sambutannya mengatakan jangan pernah gamang dalam menjalani masa-masa pensiun karena kemampuan dan ilmu- ilmu seorang guru masih dapat diberdayakan

“Sebab banyak hal yang bisa dilakukan selama menjalani pensiun, yang penting adalah kreatif, punya kemauan dan tetap semangat.” kata Lis

Pemerintah Kota Tanjungpinang sendiri, Kata Lis saat ini masih  siap membantu dan guru yang telah pensiun untuk diperbantukan mengajar pada sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru.” Tutur Lis

Lis menambahkan di tahun 2017 Pemerintah telah mengajukan penerimaan khusus PTT untuk guru atau pendidik dan kesehatan, karena kurang lebih untuk SD 24 orang pensiun di tahun 2016 dan 32 orang pensiun di tahun 2017, sehingga berbekal kemampuan yang sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan pemerintah siap membantu para purnabakti yang masih ingin memberikan ilmu untuk generasi Kota Tanjungpinang.

Lis berharap, apa yang didapat bisa dimanfaatkan untuk membuat usaha kreatif, karena hal ini akan membantu para pensiunan tidak cepat pikun.

“Karena biasanya seorang pensiunan setelah tidak lagi bekerja di kantor yang penuh dengan kesibukan, tiba-tiba tidak lagi punya kesibukan di rumah. Hal ini akan mempengaruhi pemikiran, untuk itu buatlah kegiatan yang mampu menghasilkan,” ujarnya.

Menurut Lis, para purnabakti dapat membuka usaha untuk menghindari ketakutan jika pensiun tidak lagi mendapat income (pemasukan), jangan pernah malu-malu jika ingin membuka usaha, dan semoga para purnabakti memiliki wadah dan tempat menyatukan, mengkoordinir para purbakti

“Setelah pensiun kita harus tetap menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga setiap saat guna menjaga kebugaran fisik. Ini agar tetap dapat berusaha apa saja yang diminati,” tutup Lis.

Sementara itu Kepala dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Drs. HZ Dadang, M.Si menyampaikan para purna bakti  nantinya masih dapat berperan aktif dalam dunia pendidikan, sebagai Duta pendidikan di Kota Tanjungpinang, para purna bakti dapat memberikan solusi dan ilmunya untuk perkembangan dunia pendidikan

“Semua pengalaman dan kemampuan parapurna bakti dapat tersalur dalam wadah duta pendidikan, sehinga para purna bakti mampu memberikan kontribusi ke Pemerintah,” ucap Dadang. (Ari)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *