Lantamal IV berhasil membekuk Perompak di Perairan Selat Malaka

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 2523 kali.


Delta Kepri – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV menangkap kawanan perompak di perairan Selat Malaka Tanjung Pinggir Sekupang Batam.

Dalam operasi tersebut, 6 (enam) orang terduga pelaku jaringan tindak kriminal di laut berhasil diamankan, senin (26/12).

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. mengatakan, rencananya kawanan perompak ini akan melakukan aksinya di perairan selat Malaka. Perompak memulai aksinya dengan melewati jalur Sungai Cantik Batam menyisir ke arah Pulau Buluh sampai ke Pulau Sambu Kecil dengan tujuan perairan OPL Timur Malaysia. Perompak juga menggunakan boat pancung untuk memanjat kapal yang sedang berlayar atau biasa disebut dengan istilah “shooping”.

“Dari keenam pelaku, tiga diantaranya adalah pelaku lama yaitu “UA” yang berperan sebagai pemanjat adalah mantan narapidana yang dijatuhi vonis 4,5 tahun karena melakukan pembajakan MT Zafirah tahun 2012; “TA” berperan sebagai pemanjat adalah pelaku percobaan pencurian terhadap MT Lautan Promise tahun 2013 dan “L” alias Romo berperan sebagai pemanjat pernah diamankan tim WFQR 4/Unit 1 Jatanrasla pada tahun 2015 karena diduga akan melakukan tindak kriminal di perairan OPL timur Malaysia,” kata Irawan.

Irawan menegaskan, menjelang libur perayaan Natal dan tahun baru 2017, pengamanan perairan Kepri semakin ditingkatkan, guna meminimalisir tindak kejahatan yang mungkin akan dilakukan oleh para pelaku dengan memanfaatkan kelengahan aparat.

“Lantamal IV telah memetakan jalur-jalur yang rawan terhadap tindak kejahatan, hal ini dilakukan untuk menutup celah bagi para pelaku kejahatan yang akan melakukan aksinya di perairan Kepri,” tegasnya.

Sementara itu, para pelaku kriminal di laut disinyalir mencoba memanfaatkan momentum libur panjang dan cuaca buruk untuk melakukan aksinya. Hal ini sudah diantisipasi dengan menyebar tim WFQR di jalur-jalur rawan tindak kejahatan dan hal ini cukup efektif dengan adanya penangkapan ini, tiga (3) pelaku yang merupakan pemain baru berhasil dibekuk yakni, “MA” berperan sebagai nahkoda, “FSL” berperan sebagai juru mudi atau pembantu nahkoda dan “R” yang berperan sebagai pemanjat.

Selain itu, bersamaan dengan penangkapan para tersangka. Tim WFQR juga mengamankan barang bukti berupa, boat pancung GT 01 milik “PS” warga Sagulung Batam, empat buah HP, tali panjat dan senjata tajam. (Dispen Lantamal IV/Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *