Lagi, Lis Darmansyah dipercaya menerima Penghargaan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 797 kali.


Delta Kepri – Untuk kesekian kalinya Kota Tanjungpinang kembali meraih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) yang rutin diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setiap tahunnya.

Hal ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-88 tahun 2016 ini.

Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH dipercaya menerima penghargaan langsung dari Menteri Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Rabu (21/12) di Jakarta, setelah sebelumnya diberikan secara simbolis oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden.

APE ini merupakan penghargaan sekaligus bentuk pengakuan dari Pemerintah atas komitmen dan peran para pimpinan baik di Kementerian atau Lembaga maupun Pemerintah Daerah yang telah melaksanakan tiga (3) dimensi operasional pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, diantaranya Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Perempuan dan Anak; dan Pemenuhan hak anak.

Menurut Lis Darmansyah, Kota Tanjungpinang sudah cukup berperan aktif dalam upayanya mensejahterakan kaum perempuan dan kaum perempuan adalah sosok yang paling peka terhadap adanya krisis atau perubahan pola ekonomi di daerah.

Lanjut Lis, Walaupun peran utama perempuan sebagai ibu rumah tangga, namun tak dapat dipungkiri dimasa sekarang ini kaum perempuan justru memegang peranan penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.

Selain itu, Lis juga menerangkan segala kebutuhan rumah tangga yang belum dapat dipenuhi, hanya kaum perempuan yang sanggup melakukan berbagai macam cara agar dapat memenuhi kebutuhan sandang dan pangan.

“Pemko Tanjungpinang sudah banyak memberikan pelatihan-pelatihan khusus untuk kaum perempuan. Selain pelatihan, kita juga membantu memberikan modal usaha. Hal tersebut diharapkan dapat membantu kaum perempuan agar roda perekonomian tetap berjalan,” terang Lis.

Sambung Lis, jika kaum perempuan sudah difasilitasi dan diberdayakan, diharapkan dapat meningkatkan kehidupan dan mengurangi tingkat kemiskinan.

Lis sendiri cukup bersyukur atas penghargaan yang telah diterimanya. Ia mengungkapkan, tujuan utama APE adalah sebagai peningkatan kesejahteraan masyarakat bukan bertujuan untuk mendapat penghargaan, namun lebih kepada pelayanan.

Disamping itu, Lis juga mengakui, penghargaan yang diterimanya tahun ini mengalami penurunan grade dari madya menjadi pratama, namun bagi Lis hal tersebut bukanlah suatu kemunduran.

“Saya menjadikan pengalaman ini sebagai cambuk untuk memperbaiki kinerja. Hasil kerja tidak boleh terlalu sering dipuji bagus, karena itu akan membuat kita menjadi besar kepala. Namun jika banyak kritik, saran dan masukan hal tersebut dapat kita jadikan motivasi untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik lagi,” ungkapnya.

APE tahun 2016 ini diberikan kepada 12 Kementerian/Lembaga, 17 Pemerintahan Provinsi, serta 84 Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Melalui penghargaan APE ini, pemerintah pusat mengharapkan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah lebih termotivasi untuk melakukan berbagai inisiatif untuk mewujudkan kesetaraan gender, perlindungan perempuan dan anak, serta pemenuhan hak anak demi untuk menjadikan perempuan dan anak Indonesia berada pada garis aman, mandiri, bermartabat, dan berkualitas. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *