Komisi III DPRD Kepri tinjau proyek Dermaga Pulau Kasu

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 516 kali.


Foto bersama

Delta Kepri – Komisi III DPRD Provinsi Kepri yang membidangi pembangunan terus menggesa pengerjaan beberapa proyek pembangunan tahun anggaran 2018 yang hingga saat ini belum rampung.

Proyek tersebut diantaranya pembangunan Dermaga Pulau Kasu Barat dan Pengembangan Dermaga Parkir Roda Dua Belakang Padang.

Kedua proyek tersebut merupakan proyek Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang dikerjakan pada tahun anggaran 2018.

Tinjau proyek

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau Widiastadi Nugroho mengatakan Komisi III saat ini terus melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek tersebut.

“Pembangunan Dermaga Pulau Kasu dan pengembangan Dermaga Belakang Padang ini sudah dimulai pada Agustus 2018 lalu,” kata Widiastadi.

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan dua dermaga tersebut dilakukan melihat kebutuhan masyarakat saat ini.

“Mobilitas masyarakat di kedua pulau ini sangatlah laju, banyak masyarakat disana yang bekerja ataupun belajar di Batam,” terang pria dengan sapaan akrab Mas Iik.

Rombongan Komisi III DPRD Kepri

Wakil Ketua Komisi III Surya Makmur Nasution juga mengatakan pembangunan dan pengembangan pelabuhan tersebut dimaksudkan untuk konektivitas masyarakat di pulau-pulau.

“Dalam membangun konektivitas transportasi khususnya di daerah kepulauan ini memang membutuhkan biaya yang cukup besar,” ungkap Surya Makmur.

Ia menjelaskan pembangunan tersebut untuk memudahkan akses masyarakat antar pulau.

“Bagaimana masyarakat pulau bisa menikmati pembangunan, salah satunya dengan cara membangun dan mengembangkan dermaga ini,” kata Surya Makmur.

Pengecekan Dermaga Pulau Kasu

Menurutnya dengan dibangunnya pelabuhan nantinya akan sangat membantu masyarakat di pulau tersebut.

“Ya nanti kan bisa memudahkan anak-anak yang akan sekolah di lain pulau, mereka tidak lagi harus melompat-lompat untuk naik ke perahu,” ungkap Surya Makmur.

Anggota Komisi III Saproni juga menambahkan nantinya jika dermaga yang dibangun di Pulau Kasu tersebut sudah jadi, kapal bisa sandar di dermaga tersebut.

“Seperti kapal dari Tanjung Balai Karimun nantinya bisa sandar di pelabuhan ini, karena daerah ini merupakan jalur pelayaran antar pulau,” kata Saproni.

Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Azis Kasim Djou mengatakan, pembangunan Dermaga Pulau Kasu pada tahun 2018 menelan anggaran sebesar Rp 4,2 milyar.

“Tahap pertama telah selesai pembangunan pelantar untuk menuju dermaga sepanjang 150 meter dan untuk tiang pancangnya sudah mencapai 500 meter.” kata Azis.

Dermaga tersebut nantinya memiliki panjang pelantar 500 meter dengan lebar 2,5 meter.

Dan pada tahun 2019 ini dijelaskan Azis pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,4 milyar untuk menyelesaikan kekurangannya yakni pelantar dermaga sepanjang 350 meter.

Sementara itu untuk pengembangan dermaga parkir roda dua Belakang Padang memakan biaya sebesar Rp 1,4 milyar tahun anggaran 2018.

“Untuk pengembangan dermaga Belakang Padang sendiri akan rampung pada tahun ini, untuk pengecoran dermaganya sudah selesai tinggal memasang atapnya saja,” tambah Azis.

Dalam peninjauan tersebut hadir anggota Komisi III Widiastadi Nugroho, Surya Makmur Nasution, Raja Bakhtiar, Saproni, Alex Guspeneldi, Asep Nurdin, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Suryani dan Joko Nugroho.

Peninjauan bahan-bahan material proyek




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *