Ketua DPRD Lingga: Welcome Investasi

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 777 kali.


Delta Kepri РKetua DPRD Lingga Riono mendukung rencana pembangunan proyek Smelter alumina oleh PT Shaanxi Youser Indonesia di Kabupaten Lingga.

Selain akan membuka lapangan kerja, proyek strategis ini juga akan meningkatkan ekonomi daerah.

“Kita mendukung, dan kita ucapkan Well Come untuk investasi ini, kita berharap hal ini segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Riono, usai menghadiri presentasi pembangunan proyek semelter, Rabu (14/03) di Batam.

Dijelaskannya, ketika nanti smelter mulai beroperasi, tentu akan menjadi lokomotif pembangkit perekonomian, karena semua sektor ekonomi lainnya akan ikut bergerak.

“Kita segera mendorong agak perusahaan ini serius, nyata, dan cepat bergerak di Kabupaten Lingga. ‘Well come’, selamat datang, kami mendukung sepenuhnya,” sebutnya.

Disinggung soal pertemuan antara pemerintah daerah, DPRD Lingga dan Investor di kota Batam.

Riono menjelaskan, pertemuan ini adalah tahapan perkenalan dan juga presentasi dari rencana pekerjaan tersebut.

“Kalau soal pertemuan itu, mereka hanya ingin memperkenalkan diri secara formal. Karena memang ada satu tugas kami dari daerah, terkait dengan lokasi pembangunan itu masih masuk kawasan pertanian dan peternakan. Nanti kita akan coba menyesuaikannya,” tambahnya.

“Karena ini juga masuk agenda pembangunan ekonomi nasional. Maka kita akan coba daerah itu kita kembangkan menjadi daerah industri guna meningkatkan ekonomi lingga,” sambungnya.

Diungkapkan Riono, pada tahun 2018 pemerintahan Awe – Nizar merencanakan pengusulan revisi ranperda RTRW yang sudah disahkan lima tahun yang lalu.

Menurutnya, revisi itu dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan investasi dan perogram pembangunan kedepan.

“Tahun ini kita revisi, dan semangatnya salah satu agenda revisi kita ialah menyesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Karena dari informasi yang saya dapat, selain membangun smelter, mereka juga akan membangun pelabuhan samudra dan juga pembangkit listrik berkekuatan 150 megawatt sebagai pendukung smelter,” paparnya.

“Power planing yang luar biasa dan kita sangat bersemangat sekali. Menyangkut soal ketentuan dan prosedur silahkan perusahaan ikuti aturan hukum yang berlalu dan sekali lagi kami ucapkan selamat datang,” tutupnya mengakhiri. (Simarmata)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *