Ketua DPD IWAPI Anggap Muscab IWAPI Versi Hotel Sampurna Jaya Ilegal

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 1115 kali.


Delta Kepri – Musyawarah Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan pada hari Selasa, (12/4/2016) di Hotel Sampurna Jaya Kota Tanjungpinang Pukul 10.00 WIB, diduga Ilegal dan tidak sah, karena tidak sesuai AD/ART organisasi.

Pasalnya, Muscab IWAPI DPC Kota Tanjungpinang tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan atau berkoordinasi dengan DPD IWAPI Provinsi Kepri. Dan patut diketahui, pelaksanaan acara ini, hanya dimotori oleh tiga Anggota DPRD saja, yakni, ibu Hj. Mimi Betty Wilingsih, ibu Peppy Chandra, dan ibu Rahma. Namun acara tersebut, tetap saja dinilai Ilegal. Hal ini disebabkan, tidak adanya persetujuan secara resmi dari DPD IWAPI Provinsi Kepri, Tegas ketua DPD IWAPI Prov.Kepri, Reni Ardiyani,SE, kemarin lalu.

Selain itu, Ketua DPD IWAPI Provinsi Kepulauan Riau, Reni Ardivani, SE di dampingi oleh Ir. Kartika Kusumastuti selaku Sekertaris DPD IWAPI Kepri mengatakan, bahwa hal ini telah menyalahi aturan AD/ART. Yang mana, dari dua tahun yang lalu memang ada niat ingin melakukan Muscab. Dan DPC IWAPI Kota Tanjungpinang melakukannya tidak berdasarkan AD/ART. Kemudian, sesuai pasal 23 Anggaran Dasar, Muscab harus dilaksanakan, dan menjadi tanggung jawab DPC pada akhir jabatan 6 bulan sebelum periode kepengurusan berakhir, dan paling lambat 6 bulan setelah priode kepengurusan berakhir.

Namun yang diketahui saat ini, kepengurusan DPC IWAPI Kota Tanjungpinang periode 2009-2014 dibawah pimpinan Ibu Hj. Mimi Betty Wilingsih telah habis masa jabatannya, dua tahun yang lalu, terhitung pada tanggal 01 Juli 2014, Jelas Reni.

Masih menurut Reni, hal tersebut juga tidak pernah dilaksanakan. Dikarenakan pihak DPC IWAPI Kota Tanjungpinang tidak pernah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak DPD IWAPI Provinsi Kepri. Lantas, Menanggapi hal ini, IWAPI Kepri tengah membentuk serta menyiapkan kepengurusan IWAPI Kota Tanjungpinang dalam waktu dekat ini. Dan segera akan dilaksanakan pelantikannya.

“Muscab yang baru saja dilaksanakan adalah ilegal, karena dilakukan tanpa koordinasi dengan saya, yang mana, saya selaku ketua DPD IWAPI Prov.Kepri, dan juga saya ada di daratan yang sama loh, masak mau ketemu dan berkoordinasi dengan saya pun tidak ada, kan itu aneh dan ada apa?”, Ungkap Reni.

Seperti diketahui, dalam acara Muscab ke-2 IWAPI Tanjungpinang. Mimi Betty terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua IWAPI Kota Tanjung Pinang. Acara Muscab ini juga dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah dan Anggota DPRD serta unsur Muspida lainnya. (Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *