Kelangkaan BBM di Lingga, Hendri Ungkap Pemerintah Telah Lakukan Upaya Pemetaan Kembali

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 253 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, LINGGA – Menanggapi permasalahan langkanya BBM di Kabupaten Lingga, termasuk salah satunya di Kecamatan Lingga Timur.

Sekcam Lingga Timur, Said Hendri sedikit mengungkapkan hasil Rapat Koordinasi BBM di Gedung Praja Dabo Singkep, Jumat 6 September 2019 kemarin.

Bupati Lingga melalui Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, kata Hendri telah melakukan pemetaan kembali kebutuhan BBM tiap kecamatan bahkan sampai ke tingkat konsumen di desa.

“Hal ini merupakan langkah nyata yang dilakukan pemerintah serta sangat luar biasa agar BBM dapat tersalurkan secara merata sampai ke masyarakat di Kabupaten Lingga dengan harga terjangkau dan jumlah sesuai kebutuhan,” ujar Hendri kepada Delta Kepri, Sabtu (7/9/2019) malam.

Sekcam Lingga Timur saat menghadiri rapat koordinasi BBM di Dabo Singkep, Jumat (6/9)

Selain itu, dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih karena salah satu kecamatan akan mendapat prioritas pembentukan sub penyalur BBM, yang mana dijelaskan Hendrik nantinya akan dikelola oleh BUMDes Gerbang Emas Desa Kudung.

Hendri yang juga menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lingga, mengatakan, tujuan dilakukannya hal itu agar dapat menekan harga dan mempermudah pengawasan serta pengendalian BBM di Kecamatan Lingga Timur.

Terkait seringnya pemerintah disalahkan dengan adanya kelangkaan BBM sementara pengawasan dan pengendalian sudah cukup optimal?

Hendri menyarankan, hal ini diperlukan sinergitas dengan melibatkan organisasi kemasyarkatan dalam hal pengawasan dan pengendalian tersebut agar masyarakat juga mengetahui secara langsung permasalahan di lapangan.

Sementara menanggapi masalah lokasi pertamina di Desa Sungai Buluh, ia berharap permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara bijaksana, dan jika masih juga menemukan jalan buntu dapat dilakukan relokasi.

“Hal ini untuk pertimbangan jangka panjang terkait Kabupaten Lingga ke depan akan menggunakan BBM jenis gas tentu memerlukan ruang yang lebih luas dan safety kawasan memenuhi standar,” jelasnya.

Diakhir kesempatannya, ia kembali berharap, dengan adanya dukungan semua pihak baik pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat untuk kedepan tidak terjadi lagi kelangkaan BBM sebagaimana yang terjadi saat ini.

“Semoga tidak ada lagi kelangkaan BBM dan harga BBM dapat terjangkau untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat dalam pencapaian Lingga Terbilang,” pungkas Hendri


TAG


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *