GM Pelindo SBP : Pas Pelabuhan Tanjungpinang jauh lebih kecil dari daerah lain

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 1112 kali.


Delta Kepri – Per 15 Februari 2017, PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang menaikkan tarif pas masuk penumpang domestik dan mancanegara di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

Menyikapi hal ini, General Manager Pelindo I cabang Tanjungpinang I Wayan Wirawan mengatakan kenaikan ini sudah sesuai. Pasalnya, sejak tahun 2013 lalu Pelindo belum pernah lagi menaikan tarif pas pelabuhan.
“Maka itu kita harus lakukan penyesuaian, karena tarif yang sudah diterapkan saat ini tidak seimbang dengan peningkatan biaya operasional terminal yang semakin besar. Seperti biaya bahan bakar, tarif dasar listrik juga terus mengalami peningkatan, air bersih. Dan juga kebutuhan dana untuk investasi dan pembangunan seperti lapangan parkir, gedung terminal, ponton sandar kapal dan dermaga,” kata I Wayan, saat konfrensi pers,senin(13/2) di kantornya.

Dia beralasan, kenaikan pas masuk penumpang pelabuhan yang ditetapkan PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang masih dalam batas kewajaran.

“Sebab tarif pas penumpang pelabuhan tersebut sebelumnya sangat rendah dibandingkan dengan daerah lainnya,” ucapnya.

Kenaikan tarif tersebut, kata Wayan, sudah berdasarkan kesepakatan antara Pelindo dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang, dalam hal ini adalah PT Tanjungpinang Makmur Bersama yang direncanakan akan ditandantangani per 14 Februari 2017.

“Karena sudah beberapa tahun kita (Pelindo) tidak menaikkan tarif. Sementara UMR sudah naik sampai 3 kali, maka perlu adanya peningkatan dengan menaikkan tarif. Bila dibanding dengan daerah lain, untuk tarif pas penumpang pelabuhan Tanjungpinang jauh lebih kecil,” terang Wayan. (Ari)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *