DPRD Kota Tanjungpinang gelar RDP Rokok Tanpa Cukai

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 695 kali.


Delta Kepri – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang rokok bebas cukai yang beredar di Kota Tanjungpinang.

Anggota Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus Sitohang mempertanyakan manfaat apa yang didapat bagi daerah dari peredaran rokok non cukai ini karena dapat mengurangi pendapatan daerah.

“Yang utama harus dilakukan BPK FTZ ialah mendatangkan investor untuk berinvestasi, guna menciptakan lapangan pekerjaan. Bukan malah soal rokok non cukai ini yang lebih banyak menimbulkan dampak yang buruk,” kata Petrus dalam Rapat Dengar Pendapat DPRD bersama BPK FTZ Tanjungpinang, Senin (27/3).

Sementara itu ,Kepala Badan Pengusahan Kawasan (BPK) FTZ Tanjungpinang, Den Yealta mengatakan pihaknya telah memberikan kuota rokok kepada perusahaan dari luar Tanjungpinang melalui perjanjian kerjasama pertahunnya.

“Dalam perjanjian itu, nanti mereka akan medirikan pabrik diwilayah kita, namun hasil pabriknya akan di ekspor keluar negeri,” kata Yelta.

Namun lanjut dia, yang menjadi masalah saat ini prosesnya tidak mudah dan cukup lama untuk bisa terealisasikan.

Sedangkan mengapa bisa beredarnya rokok non cukai di luar kawasan FTZ, dia beralasan pihaknya tidak bisa melarang pembeli, lalu mengkonsumsi

“Karena Penetapan kuota berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 47/PMK.04/2012,” tutupnya. (Ari)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *