DPRD dan Pemprov Kepri sepakat hapus Perda penghambat investasi

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 605 kali.


Delta Kepri – Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, melalui Legislatif bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri telah sepakat menghapus perda-perda penghambat investasi.

Hal tersebut bertujuan untuk pengembangan ekonomi lokal lewat investasi guna mendukung kinerja pertumbuhan ekonomi nasional.

“Oleh sebab itu, kita akan berupaya mendorong Gubernur menggerakkan sektor produktif dengan membangun infrastruktur dan mendorong investasi, terutama di Kepri ini,” kata Jumaga Nadeak, Rabu (24/1/2018).

Menurut Jumaga, semua itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo dengan kebijakannya yang terus berupaya mempermudah ijin berusaha dan investasi didalam negeri yang disampaikan langsung kepada Gubernur dan Ketua DPRD se-Indonesia di Istana Negara.

Kepada para Gubernur dan Ketua DPRD, Jokowi juga meminta daerah mendukung upaya percepatan investasi dimulai dari memangkas birokrasi.

“Presiden minta kita didaerah jangan membuat Perda yang justru mempersulit investasi. Kalau ada, segera dicabut atau direvisi,” kata ketua DPRD Jumaga Nadeak.

Bila perlu, sambung Jumaga, Pemerintah akan mencabut Undang-Undang, Keppres atau Permen yang berbelit-belit

Jumaga juga menambahkan, ekonomi lokal yang bergerak dan terus tumbuh akan menciptakan nilai tambah dan pendapatan terutama bagi masyarakat miskin. Sehingga kesenjangan pendapatan dapat dipersempit.

Sebelumnya, Presiden Jokowi dihadapan para Gubernur dan Ketua DPRD mengatakan, bahwa Indonesia sudah tertinggal jauh dari segi kemudahan berinvestasi.

Malaysia, Thailand, Vietnam sudah melaju lrbih dahulu, bahkan melompat meninggalkan negara-negara Asean lain. Sekarang, tinggal Kamboja saja yang masih berada di belakang Indonesia. (**)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *