DPKP Lingga anggarkan Rp93 juta lebih untuk Bibit Hybrida

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 625 kali.


Delta Kepri – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Lingga, tahun ini menganggarkan Rp93 juta lebih pengadaan bibit kelapa Hybrida.

Kabid Perkebunan Pemkab Lingga Sufahmi mengatakan, diadakannya bibit kelapa Hybrida adalah sebagai pendukung sentra kelapa yang sudah ada pada tahun sebelumnya.

“Pengadaan bibit kelapa Hybrida tahun 2018 ini, tujuannya untuk mendukung sentra kelapa yang ada di desa Resang dengan luas 25 hektar,” kata Sufahmi, Rabu (14/3) pagi di ruang kerjanya.

Ditanya mengenai berapa jumlah alokasi dana untuk biaya pengadaan bibit kelapa Hybrida dari APBD TA 2018, Sufahmi enggan berkomentar lebih jauh.

“Saya 1 Maret kemarin baru di promosikan di sini, dan hanya melanjutkan program yang ada. Kalau mengenai anggarannya itu, langsung saja sama Kadis, karena beliau selaku Pengguna Anggaran,” tukasnya.

Terkait pengembangannya kedepan, daerah mana saja yang akan tersentuh untuk ditanamnya bibit kelapa Hybrida?

“Kita lihat nanti, apakah ada daerah lainnya yang akan kita tanam selain desa Redang,” kata dia.

Sebelumnya, Selasa (13/3) dalam jumpa pers, Bupati Lingga Alias Wello mengungkapkan bahwa program pengembangan bibit kelapa Hybrida di Pulau Talas, desa Tanjung Kelit Kabupaten Lingga, kondisinya saat ini tidak terurus.

“Untuk program yang di Pulau Talas itu, karena Koperasinya pemalas. Jadi sayang kalau dibiarkan. Mungkin salah ambil lokasi. Pulau talas beda-beda tipis sama pulau malas, makanya jadi seperti itu,” ujar Awe siang itu, dengan mimik kesal dan candanya. (Simarmata)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *