Disbudpar dan RBB sukses gelar Pentas Seni di TCC

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 849 kali.


Tampilan seni tari dari salah satu suku Batak

Delta Kepri – Malam Pentas Seni budaya Batak berhasil memukau ribuan para pengunjung dan tamu undangan di Mall Tanjungpinang City Centre (TCC), hari Sabtu (16/9).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, Reni Yusnely mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya yang ada di nusantara kepada generasi muda dan memperkenalkan kembali bahwa Indonesia itu penuh dengan kekayaan alam dan seninya.

“Ya tentu saja kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali aura positif salah satu kebudayaan di Indonesia kepada generasi muda kita. Dan satu hal lagi, generasi muda kita harus tahu, bahwa Indonesia memiliki kekayaan seni dan budaya yang tidak dimiliki oleh negara lain,” kata Reni Yusnely.

Disampaikan Reni, dalam acara ini Disbudpar sendiri menggandeng Paguyuban Rumpun Batak Bersatu (RBB).

“Seperti yang dilihat, kita mempercayai secara teknis dari pelaksanaan kegiatan ini adalah Paguyuban RBB,” ujarnya.

Sementara itu, saat di lokasi acara, Ketua RBB Sanggam Simamora menjelaskan, Pentas Seni di Mall TCC merupakan bagian dari komitmen RBB untuk memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa Batak terdiri dari Lima (5) suku.

“Ini adalah bagian dari komitmen RBB untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat tentang kekayaan seni dan kebudayaan suku batak, dimana batak sendiri teridiri dari lima suku,” jelas Sanggam.

Tidak hanya itu, Sanggam juga mengungkapkan, bahwa Pentas Seni yang diadakan pertama kali ini, cukup banyak diminati oleh para tamu undangan dan pengunjung Mall TCC.

Pasalnya, selain mempertunjukan kekayaan seni dan budaya, RBB juga menonjolkan keberagaman, seperti 5 suku Batak yang tampil, RBB tidak sama sekali membeda – bedakan letak agama maupun status sosial, baik kaya ataupun miskin.

“Kita disini semua, bersama – sama menunjukan kekayaan adat dan budaya batak. Keberagaman agama dan status sosial tidak menjadi penghalang. Dan terbukti, dengan moment yang tidak kaku, peminat serta pengunjung ramai menonton acara ini. Sungguh tidak diduga bukan. Ternyata selama inilah yang harus kita kembangkan kembali,” ungkapnya.

Disamping itu, melihat kesuksesan terselenggaranya acara tersebut, Sanggam menyebutkan, tidak menutup kemungkinan Pentas Seni Batak akan dirancang lebih besar lagi.

“Dengan ramainya pengunjung yang terhenti menonton dan tamu undangan yang berdatangan. Kedepan, bisa saja RBB buat yang lebih besar lagi. Di Pamedan mungkin saja bisa kita buat yang lebih spektakuler,” ucapnya dengan semangat. (DK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *