Dinkes Tanjungpinang himbau warga cegah Kanker Seviks dan Payudara

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 1126 kali.


Delta Kepri – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang Rustam mengatakan, untuk mencegah kanker serviks dan payudara, Dinkes Kota Tanjungpinang mengkampanyekan wanita usia subur agar mengikuti skrining kanker serviks dengan metode inspeksi visual asam asetat (IVA) dan skrining kanker payudara dengan periksa payudara secara klinis (SADANIS).

Program inovatif ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan Pemerintah terhadap kasus kanker serviks dan payudara yang sering terlambat ditemukan dan sudah berada pada stadium lanjut.

“Keterlambatan mengenali kejadian kanker pada seseorang akan berimplikasi pada buruknya kesehatan, sedikit nya pilihan pengobatan yang efektif, serta kecilnya kemungkinan untuk sembuh dengan biaya yang jauh jauh lebih besar,” jelas Rustam melalui pesan singka WhatsApp, hari selasa (18/4) dini hari tadi.

Menurut Rustam, deteksi dini terhadap kasus kanker akan menjadikan lebih banyak pilihan pengobatan yang efektif serta besarnya kemungkinan sembuh dengan biaya yang cukup murah.

“Untuk memberikan fasilitasi kepada para wanita usia subur dari kemungkinan terkena kanker serviks tersebut, dinas kesehatan Kota Tanjungpinang Pinang membuka layanan skrining gratis selama bulan April ini,” tuturnya.

Selain itu, pencanangan kegiatan ini akan diagendakan pada hari Sabtu 22 April 2017 di Puskesmas Batu 10, oleh Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes RI bersama Walikota dan Ketua TP PKK sekaligus dibarengi dengan seminar tentang gejala dan pencegahan kanker serviks dan payudara dengan narasumber dr Defri, SPOG.

Rustam juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat memanfaatkan layanan tersebut, baik di Puskesmas Batu 10 maupun Puskesmas terdekat di seluruh wilayah Kota Tanjungpinang.

Adapun tanda dan gejala Penyakit kanker payudara adalah,

1. Munculnya benjolan keras pd payudara

2. Perubahan warna kulit payudara

3. Munculnya benjolan di ketiak

4. Puting terasa nyeri

Dan untuk Persyaratan pemeriksaan IVA :

1. Wanita usia 20 – 50 thn, sudah pernah melakukan hub seksual, sdh menikah

2. Tdk sedang haid / hamil

3. Tdk melakukan hub seksual 24 jam sebelum dilakukan pemeriksaan

4. Pemeriksaan IVA sebaiknya dilakukan setiap tiga (3) tahun

Sementara itu, tanda dan gejala kanker serviks juga sangat sulit dirasakan atau diketahui. Biasanya gejala akan muncul setelah memasuki stadium lanjut, seperti,

1. Rasa sakit pada mulut rahim

2. Terjadi perdarahan yg tdk normal

3. Mengalami keputihan yg tdk biasa

4. Nyeri panggul

5. Sering buang air kecil

6. Gangguan pencernaan

7. Nafsu makan berkurang

8. Sering merasa lelah

Persyaratan SADANIS

1. Wanita usia subur

2. Pemeriksaan dilakukan 1 minggu setelah haid

3. Pemeriksaan diulang setiap 3 bulan

Disamping itu, hasil skrining kanker pada tahun 2014, 2015 dan 2016 adalah sebagai berikut,

a). WUS diskrining pada 2014 522 wanita positif IVA 12 orang, positif benjolan payudara 6 orang

b). WUS diskrining pada 2015 797 wanita, positif IVA 25 orang, positif benjolan payudara 11 orang

c). WUS diskrining 1.214 wanita, positif IVA 25 orang, positif benjolan payudara 26 orang

d). Pada 2017 di target kan dapat diskrining 3.673 wanita. (DK)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *