Danlamtamal IV : Hal ini belum dapat dipastikan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 2139 kali.


Delta Kepri – Empat hari terakhir ini masyarakat tengah dihebohkan banyaknya temuan mayat yang terdampar dipesisir. Dan kini giliran Pos Angkatan Laut Lagoi menerima informasi adanya penemuan 2 (Dua) mayat terdampar di pantai Lagoi. Jumat, (27/1).

Lokasi penemuan pertama berada di Pantai Banyantree Lagoi. Mayat ditemukan oleh warga Sei Kecil bernama Muslim.

Menurut pengakuan Muslim, saat itu ia sedang bekerja di lapangan golf laguna. Ia terkejut melihat mayat ditepian pantai. Mayat ditemukan pada pukul 07:30 wib berjenis kelamin Laki – laki, taksiran umur 37 thn, celana pendek warna hitam lis orange, kaos biru belang kuning. Dan pukul 09:50 wib, jenazah langsung dimasukan ke dalam kantung mayat oleh petugas Polsek bersama personel Pos Angkatan Laut.

Lokasi kedua, yakni pantai Banyu Biru Nirwana Gardens, disana ditemukan satu (1) mayat, pertama kali ditemukan oleh Ismail, 44 thn, yang beralamat di Perumnas 10 Simpang Lagoi.

Penemuan Ismail terjadi pada saat melaksanakan kegiatan pembersihan pantai. Dalam penuturan Ismail, mayat ditemukan pukul 08:25 wib, berjenis kelamin Laki – laki, taksiran umur 35 tahun, tato di lengan kanan, celana pendek coklat, baju kaos hitam. Kemudian Pukul 09:10 Wib jenazah dimasukan ke dalam kantung mayat oleh petugas Polsek bersama Personel Pos Angkatan Laut Lagoi.

Sementara itu Pos Angkatan Laut Berakit Jumat tadi pagi, menerima laporan masyarakat tentang penemuan mayat oleh nelayan Desa Pengudang di Tanjung Batu junjung Desa Pengudang.

Mayat yang ditemukan berjenis kelamin Laki – laki, memakai kaos merah kondisi sudah mulai membusuk dan tidak ditemukan identitas. Selanjutnya pada pukul 09:00 Wib Anggota Pos AL Berakit tiba di tempat dan mengadakan pengecekan serta berkoordinasi dengan Puskesmas Berakit guna melaksanakan evakuasi.

Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E. mengatakan, penemuan 3 jenazah tersebut memiliki keterkaitan dengan peristiwa kecelakaan tenggelamnya speed boat membawa TKI beberapa hari lalu di perairan Malaysia.

“Hal ini belum dapat dipastikan, yang jelas saat ini arus laut bergerak dari utara menuju selatan sehingga segala kemungkinan hal itu dapat terjadi jenazah terbawa arus laut sampai ke perairan Berakit dan Lagoi itu masih perkiraan,” ujar Irawan.

Danlantamal IV Laksma TNI S. Irawan telah mengintruksikan tim WFQR Lantamal IV dan jajaran Pos Angkatan Laut segera melaksanakan koordinasi dengan instansi terkait. (Oppy)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *