BPJSTK ajak 485 tenaga kerja masuk sebagai peserta

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 765 kali.


Delta Kepri – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Tanjungpinang mengajak 485 tenaga kerja (TK) rentan sektor informal bukan penerima upah di Pulau Penyengat Tanjungpinang masuk sebagai peserta BPJSTK.

Kepala Cabang BPJSTK Tanjungpinang, Jefri Iswanto, mengatakan hal ini merupakan bagian dari sosialisasi gerakan peduli perlindungan pekerja rentan gerakan Nasional lingkaran BPJS Ketenagakerjaan yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Setelah kita lakukan sosialisasi tentang manfaat program BPJSTK, ternyata masyarakat Pulau Penyengat ini sangat peduli. Hal ini terbukti, ada sekitar 485 orang pekerja rentan masuk ikut di dalam Program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Jefri, Minggu (4/12) siang.

Program manfaat jaminan sosial yang ditawarkan pihak BPJSTK kata Jefri, ada dua program. Yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)

“Dan dua program JKK dan JKM tersebut, mereka hanya membayar iuran sebesar Rp 16.800 per orang. Karena, jaminan dan manfaat dari dua program tersebut sangat luar biasa bagi mereka. Selain melindungi dan menjamin peserta, juga memberi santunan, apabila mereka terjadi kecelakaan dan mengalami kematian didalam bekerja. Maaf, bukan berarti kita mengginginkan terjadinya kecelakaan dan kematian,” ucap Jefri.

Menurut Jefri hal ini juga sebagai bentuk kepedulian pihak BPJSTK Cabang Tanjungpinang terhadap pekerja rentan di Pulau Menyengat, kata dia, terbukti dari 485 pekerja rentan di Pulau Penyengat, 256 pekerja rentan untuk iuranya ditanggung oleh pihak BPJSTK Cabang Tanjungpinang.

“229 tenaga kerja dibayar oleh pihak bank mandiri dan selebihnya dibayar oleh sumbangan gerakan peduli perlindungan pekerja rentan ,” ucapnya. (Ari)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *