BI TANDATANGANI KERJASAMA PENGEMBANGAN PERTANIAN

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 598 kali.


Batam – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri bersama Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Batam, menggagas kerjasama dibidang pertanian. Mereka akan mengembangkan pertanian di Tanjung Kubung untuk membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kerjasama itu juga ditandatangani dalam MoU.

Penandatanganan MoU itu berlangsung, Minggu (7/6/15) di Mukakuning, Batam. Menurut Kepala BI Kepri, Gusti Raisal Eka P, mereka ingin mendorong pengembangan pulau diluar Batam. Alasannya, lahan di Pulau Batam sudah sangat terbatas. Sehingga, Tanjung Kubung akan dikelola Pemprov dan Pemko serta BI untuk pertanian‎. “Potensi untuk pertanian kota Batam, ada. Makanya kita ingin mengoptimalkan hiterland. Untuk percontohan, pertama ini kita ingin lakukan di Tanjung Kubung,” jelas dia. Tanjung Kubung disebutkan menjadi pulau binaan Bank Indonesia bekerjasama dengan pemerintah Batam dan Kepri. Selain di Batam, saat ini di Bintan juga mulai dikembangkan bidang pertaniannya, di bekas tambang bauksit. “Bahkan kemarin sudah panen jagung. Jadi kita akan dorong dikembangkan pertanian terpadu disana,” katanya.

‎Terkait dengan program itu, Gubernur Kepri, HM Sani menyambut baik program itu. Dimana, program itu dinilai akan membantu dalam mendorong peningkatan kemampuan Batam memenuhi kebutuhan masyarakat. “Akan mendorong produktivitas pertanian melalui pengembangan sistem pertanian terpadu.‎ Ini sangat baik untuk Batam yang dikenal dengan kota industri,” imbuh Sani. Ditanya terkait daerah lain di Kepri, Sani berjanji untuk dikembangkan juga pertaniannya. Hanya saja, akan dilakukan secara bertahap. “Nanti yang percontohan, kita lihat keberhasilan dan kekurangannya untuk dikembangkan. Kita kembangkan sayuran dan buahan, kecuali padi. Padi butuh lahan lebih luas,” imbuh Gubernur. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *