Aparatur Desa Kelanga Kabupaten Natuna tak mengeluh meski belum bergaji

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 816 kali.


Delta Kepri – Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 lambat dikucurkan, akibatnya gaji Kepala Desa (Kades) beserta aparatur Desa Kelanga, Kecamatan Bunguran Timur Laut (BTL), Kabupaten Natuna mengalami keterlambatan pembayaran gaji selama tiga (3) bulan.

Namun meski demikian, pihaknya mengaku tetap semangat bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat Kelanga dengan prima.

“Semangat bekerja harus tetap terjaga, karena kita berada dikantor ini untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat, apapun kondisinya itu,” tutur Musalim dikantornya, di Kelanga belum lama ini.

Dikatakan Musalim, selain gajinya beserta staf atau perangkat, yang meliputi gaji Kades, Sekdes, Staf Kantor, RT, RW maupun BPD, biaya operasional kantor juga menjadi masalah dalam penyelenggaraan Pemerintahan ditingkat desa.

Untuk mensiasati hal tersebut, pihaknya harus rela berhutang kepada pihak lain, seperti halnya meminjam kepada toko yang bisa dijadikan sandaran untuk mencukupi peralatan kantor.

“Hutang dulu sama orang dan di toko terdekat, seperti beli ATK (Alat Tulis Kantor-red), belanja makan minum kantor, serta pulsa listrik untuk kantor. Nanti kalau dananya udah ada, baru kita bayarkan,” katanya.

Musalim menambahkan, kejadian serupa tidak hanya terjadi di tahun ini saja, namun ditahun-tahun sebelumnya juga pernah terjadi.

“Tahun kemarin (2016) 4 bulan kami tak gajian. Tahun-tahun sebelumnya juga pernah, jadi hal ini sudah sering kami alami,” pungkas Musalim.

Sementara itu, keterlambatan pencairan dana untuk desa yang ada di Natuna memang kerap terjadi. Hal inipu. dibenarkan oleh Kabid Anggaran BPKPAD Natuna, Suryanto, dikantornya beberapa waktu lalu. (Afrizal)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *