Agung Pimpin Delegasi Indonesia Kerjasama Perbatasan Harus Beri Kesejahteraan

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 696 kali.


Delta Kepri – Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mengatakan kerjasama perbatasan dengan negara negara tetangga harus saling menguntungkan. Kerjasama itu juga harus memberi kesejahteraan, tidak hanya untuk wilayah perbatasan, tetapi juga seluruh Indonesia.

Hal ini dikatakan Agung Mulyana usai memimpin delegasi Indonesia dalam Join Border Meeting antara Pemerintah RI dan Papua Nugini di Hotel Grand Panghegar, Bandung, Kamis (19/11).

Agung, selain menjadi Ketua Delegasi Indonesia untuk perundingan dengan Papua Nugini, juga menjadi Ketua Delegasi Indonesia untuk perundingan dengan Kerajaan Malaysia.

Akhir Desember nanti, perundingan perbatasan dengan Malaysia segera dilakukan. Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk kali ini dan Batam direncanakan menjadi tempat pertemuan tersebut.

Menurut Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri ini, banyak yang bisa dimanfaatkan dan masalah yang harus diselesaikan dalam perundingan ini. Setiap tahun, perundingan ini terus dilakukan untuk peningkatan kerjasama dan penyelesaian masalah yang muncul.

Tahun ini, permasalahan yang muncul salah satunya terjadi di Sungai Torasi. Sungai ini berbelok belok dan warga Indonesia yang melalui sungai ini harus aman tidak lagi ditangkap seperti sebelum sebelumnya karena dianggap masuk ke perbatasan Papua Nugini. Seperti penangkapan delapan pedagang Indonesia yang barang dagangannya juga ikut disita. Juga masalah penangkapan empat WNI beberapa waktu lalu.

Selain itu, juga akan dibangun museum perbatasan. Pihak Papua Nugini juga akan membangunnya. Indonesia sendiri akan membangunnya tahun 2016 ini. (Hms)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *