4 Bulan Bebas Dari Penjara, ‘AS’ Kembali Diringkus Satresnarkoba Tanjungpinang

Artikel ini sudah dibaca sebanyak 904 kali.


DELTAKEPRI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Satres Narkoba Polres Tanjungpinang berhasil meringkus mantan narapidana “AS” yang merupakan warga Kijang Kencana kota Tanjungpinang, (Selasa 18/08/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolres Tanjungpinang AKBP. MUHAMMAD IQBAL SH.S.IK.,M.Si melalui Kasat Res Narkoba Polres Tanjungpinang AKP.Ronny B, SH., mengatakan penangkapan berawal saat anggota Satres Narkoba Polres Tanjungpinang mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada 1 (satu) orang laki-laki lengkap dengan ciri-ciri fisiknya yang diduga memiliki dan menyimpan narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu dan Pil Ekstasi.

Setelah mengantongi informasi tersebut, Satres Narkoba Polres Tanjungpinang langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang laki-laki bernama (AS) di Jalan Pemuda depan Swalayan Zoo Kota Tanjungpinang. Saat digeledah ditemukan 3 (tiga) paket diduga narkotika jenis sabu dan 9 (sembilan) butir pil ekstasi yang dibungkus dengan plastik bening. Kepada petugas tersangka mengakui bahwa Narkotika tersebut adalah miliknya.

“Hasil tes urine positif mengandung narkoba, dan (AS) juga mengakui bahwa telah beberapa kali menjual narkoba ke orang lain”, terang Kasatres Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Ronny.

Ia juga menambahkan bahwa (AS) merupakan mantan Napi kasus narkoba yang masuk penjara pada tahun 2016 dengan putusan 5 tahun dan bebas murni pada Tahun 2020 sekira 4 bulan yang lalu. Dari tangan (AS) ditemukan 3 (tiga) paket diduga Sabu, 9 (sembilan) butir diduga Ekstasi, 1 (satu) unit HP merk Oppo, dan (satu) unit HP merek Nokia.

Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Kantor Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungpinang untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Karena perbuatannya (AS) dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Memiliki, menguasai, menyimpan dan menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan Pil Ekstasi dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun,” AKP Ronny.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *